EDUCATE – Menjadi seorang Dokter bukanlah hal yang mudah, selain membutuhkan kecerdasan akademik dan biaya pendidikan yang tergolong mahal, seorang mahasiswa Kedokteran juga harus menjalani proses pendidikan yang lebih lama dibandingkan jurusan lainnya.
Pasalnya tidak sama dengan jurusan lain, jurusan Kedokteran memiliki serangkaian atau tahap pendidikan tertentu sebelum seseorang dinyatakan layak menyandang gelar Dokter (dr). Dikutip dari laman maranatha.edu, program pendidikan dokter terdiri dari dua tahapan yaitu pendidikan sarjana dan pendidikan profesi untuk mendapat gelar Dokter.
Mahasiswa Kedokteran yang telah menyelesaikan studi S1-nya akan menyandang gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.), dan untuk menjadi Dokter serta mendapat izin praktik, lulusan S1 Kedokteran harus melewati berbagai macam pendidikan profesi terlebih dahulu.
Baca Juga: Ini Perbedaan Jurusan Kedokteran dan Pendidikan Dokter
Dilansir dari laman brainacademy, berikut adalah jenjang pendidikan yang ditempuh oleh seorang mahasiswa kedokteran:
| NO | FASE | PENJELASAN |
| 1. | Masa Pre-klinik | Masa pre-klinik disebut juga sebagai masa kuliah, pada masa ini seorang mahasiswa Kedokteran harus menempuh studi selama 3,5-4 tahun untuk mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.). |
| 2. | Co-Assistant (Koas) | Setelah menyandang gelar S.Ked., selanjutnya mahasiswa Kedokteran akan mengikuti program Co-Assistant atau Koas selama 1,5 hingga 2 tahun. Di fase ini, mahasiswa Kedokteran akan langsung berinteraksi dengan pasien di tempatnya menjalani Koas.Dalam fase ini, seorang calon dokter akan diawasi dan didampingi oleh Dokter senior. Dan calon dokter yang sedang melakukan Koas juga disebut sebagai Dokter muda. |
| 3. | Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) | Setelah menyelesaikan Koas, calon dokter akan melakukan uji kompetensi yang disebut Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). UKMPPD ini terbagi ke dua tahapan yaitu ujian tulis Computer Based Test (CBT) dan ujian praktik Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Dalam ujian CBT UKMPPD, calon dokter akan mengerjakan sebanyak 150 butir soal dalam waktu 200 menit. Dan pada ujian praktik OSCE, calon dokter akan melakukan praktik sesuai dengan studi kasus yang didapatkan. |
| 4. | Sumpah Dokter | Jika berhasil lulus dalam UKMPPD, tahapan berikutnya adalah Sumpah Dokter. Selain menyandang gelar Dokter (dr), setiap peserta yang telah sampai pada tahap ini akan mendapat Surat Tanda Registrasi (STR). |
| 5. | Internship | Meski sudah menyandang gelar profesi Dokter dan mendapatkan STR, tidak serta merta kamu bisa langsung membuka praktik. Setelah disumpah, kamu diharuskan untuk mengikuti program internship (magang) dalam jangka waktu satu tahun.Jika dalam masa magang kamu sudah dinilai kompeten oleh senior yang membimbingmu, maka kamu akan mendapat Surat Izin Praktik (SIP). SIP ini sebagai bekal untuk para Dokter membuka praktiknya sendiri atau lanjut studi spesialis. |
| 6. | Pendidikan Program Dokter Spesialis (PPDS) | Untuk Dokter yang sudah menyelesaikan masa magang dan mendapatkan SIP, bisa memilih untuk lanjut studi spesialis. Program ini bisa ditempuh dalam jangka waktu 4-6 tahun sesuai dengan tingkat kesulitan spesialisasi yang diambil. |
Baca Juga: Prodi Kedokteran Hewan Ada di PTN Mana Saja? Cek Daftarnya di Sini
Nah Sobat Educate, itu adalah informasi seputar PTN yang membuka program studi Kedokteran Hewan beserta daya tampungnya pada SNPMB tahun sebelumnya. Jadi apakah Sobat Educate sudah siap untuk terjun ke dunia Kedokteran dan menjadi Dokter terbaik?
Kamu butuh bimbingan untuk lolos seleksi tes masuk jurusan Kedokteran? Yuk hubungi Bimbel Kedokteran Educate sekarang juga! Educate juga menyediakan Program Privat Kedokteran online maupun offline khusus untuk kamu yang bercita-cita jadi mahasiswa Kedokteran.
Segera konsultasikan mimpimu ke Educate! Kami siap membantumu meraih impianmu! Educate siap untuk menjadi #sahabatberjuang setiap generasi muda dalam meraih cita-cita mulianya!
SOURCE
maranatha.edu